Arsip untuk Juni, 2009|Halaman arsip bulanan

Da’wah

Pada waktu Nabi mengerjakan haji wada`, nabi telah berkhotbah dihadapan para umatnya dan para sahabatnya, pesan beliau antara lain :

“ Hai sekalian manusia ketahuilah oleh kamu bahwa Tuhan mu satu. Kamu sekalian keturuna Adam as. Yang dijadikan dari tanah, sesungguhnya yang termulia disisi allah swt adalah orang yang paling bertaqwa kepada-Nya.”

Kemudian Nabi menerima wahyu dari Allah swt, surat Al-Ma`idah yang intinya bahwa Allah telah redha Islam menjadi agama . Para sahabat mendengar dan membenarkan serta Nabi berpesan kepada yang mendengarkan agar menyampaikan pesan-pesan beliau kepada yang tidak hadir dan yang dialam roh.

Sejak saat itu para sahabat dan yang hadir disitu mengemban tugas untuk menyampaikan da`wah dan menyebarkan para sahabat yang kira-kira 124.000 orang keseluruh penjuru dunia, hanya 10.000 orang meninggal di Makkah, sedangkan yang lainnya meninggal di luar Makkah, seperti : Cina, Spanyol, Prancis, Roma dll.

Akhirnya kitapun demikian, mempunyai tugas yang sama dengan para sahabat Rasulullah. Bagaimana agar manusia raat kepada Allah swt dan Rasul-Nya, semua ini tergantung pada fikir dan usaha atas umat di seluruh alam.

Untuk memahami antara hubungan aagama dengan hidayah harus ada usaha setiap orang, contoh : lemparkan batu jesebuah danau, maka batu akan jatuh ketengah danau tapi riaknya bergelombang sambung bersambung keseluruh danau hingga ketepinya.

Sama halnya bila seorang muslim berda`wah pada suatu tempat dan fikir atas seluruh umat manusia, maka Allah swt akan turunkan hidayah keseluruh alam. Jadi berkembangnya usaha da`wah ini tergantung pada fikir dan usaha kita.

Contoh :

? Setelah Ka`bah dibangun oleh nabi Ibrahim as. Beliau mendapat perintah dari Allah swt untuk memanggil seluruh umat. Beliau meresa bingung karena tidak mampu bagaimana untuk memanggil seluruh umat yang sekian banyaknya untuk datang ke Ka`bah, Allah swt berfirman : Kerjakanlah perintah-Ku ( hanya memanggil dan menyampaikan ), Akulah yang akan menyebarkan suaramu keseluruh umat di alam ini.”

? Demikianlah ketika nabi Ibrahim a.s menyeru suaranya, Allah sampaikan keseluruh penjuru dunia dan juga pada ruh-ruh manusia, ini terbukti setiap tahun dari berbagai penjuru dunia manusia berbondong-bondong menunaikan ibadah haji.

Jadi pada dasarnya kita umat nabi yang terakhir disuruh menyampaikan walau hanya 1 ayat saja, sedangkan hidayah adalah Allah yang akan turunkan pada orang yang Dia kehendaki.

Targhib Of Jaulah / Ghast

My loving brother and elders in Islam, praise be to Allah subhanahu wa ta’ala who give us Streght and guidance so we can doing the commanment of Allah subhanahu wa ta’ala in this place join with jama’at to perform sholat. It’s nice and easily today for going to the mosque. All of this favours today caused by the sacrifice of Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam and the Shahabah Radhiallahu’anhum, they sacrificed their wealth, self, family even flowed up their blood and lost their life to make this dien completed. With it Islam has spread out to all the world.

Saudara-saudara dan tuan-tuan sekalian yang saya hormati, segala pujian (kita persembahkan) kepada Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah memberi kekuatan dan petunjuknya, sehingga kita dapat melaksanakan perintah Allah Subhanahu wa ta’ala yaitu berkumpul bersama-sama untuk melaksanakan shalat berjamaah di tempat ini. Dengan senang hati dan terasa mudah pada hari ini untuk pergi ke masjid. Semua kebaikan yang ada sekarang ini disebabkan oleh pengorbanan yang telah dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Shahabat Radhiallahu’anhum. Mereka telah mengorbankan diri, harta, dan keluarga bahkan mengalirkan darah dan kehilangan nyawa mereka untuk menyempurnakan agama ini. Dengan pengorbanan mereka Islam dapat tersebar keseluruh dunia

But today as we know, lot of moslem disobey Allah Subhanahu wa ta’ala and Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Leaving this dien, even breaking up Islam by neglecting sholat and more ever bad deeds that will leads them to the accident and bad luck in this world and the hereafter, There no limit suffering.

Akan tetapi sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, banyak orang muslim yang tidak taat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggalkan agama bahkan merobohkan Islam dengan melalaikan shalat dan banyak melakukan amal buruk yang membawa mereka kepada kecelakaan dan tidak beruntungan di dunia dan di akhirat. Yang mana di akhirat itu tidak ada batas penderitaannya.

So brothers and elders we have to thinkn and worriend about this situations. What will we do now? If we don’t do something, we can’t imagine what kind of suffering in the hereafter for our family, for our friends and this ummat when come there without Iman and Islam. We have to make effort and sacrifice, visit and offer to them about this dien. READY….!!!
May Allah Subhanahu wa ta’ala flow His guidance for us and this ummat.

Maka, saudara-saudara dan Tuan-tuan sekalian kita harus memikirkan dan merisaukan tentang situasi ini. Apa yang akan kita lakukan sekarang? Kalau kita tidak melakukan sesuatu, maka tidak dapat kita bayangkan jenis penderitaan apa yang menunggu keluarga kita , teman kita, dan ummat ini, ketika mereka datang tanpa membawa Iman. Kita harus membuat usaha dan pengorbanan, mendatangi dan menawarkan kepada mereka tentang agama ini. Siap..!!
Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala memberikan petunjukaNya kepada kita dan kepada Ummat seluruhya.

Amin Ya Allah.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.