Arsip untuk ‘Uncategorized’ Kategori

Da’wah

Pada waktu Nabi mengerjakan haji wada`, nabi telah berkhotbah dihadapan para umatnya dan para sahabatnya, pesan beliau antara lain :

“ Hai sekalian manusia ketahuilah oleh kamu bahwa Tuhan mu satu. Kamu sekalian keturuna Adam as. Yang dijadikan dari tanah, sesungguhnya yang termulia disisi allah swt adalah orang yang paling bertaqwa kepada-Nya.”

Kemudian Nabi menerima wahyu dari Allah swt, surat Al-Ma`idah yang intinya bahwa Allah telah redha Islam menjadi agama . Para sahabat mendengar dan membenarkan serta Nabi berpesan kepada yang mendengarkan agar menyampaikan pesan-pesan beliau kepada yang tidak hadir dan yang dialam roh.

Sejak saat itu para sahabat dan yang hadir disitu mengemban tugas untuk menyampaikan da`wah dan menyebarkan para sahabat yang kira-kira 124.000 orang keseluruh penjuru dunia, hanya 10.000 orang meninggal di Makkah, sedangkan yang lainnya meninggal di luar Makkah, seperti : Cina, Spanyol, Prancis, Roma dll.

Akhirnya kitapun demikian, mempunyai tugas yang sama dengan para sahabat Rasulullah. Bagaimana agar manusia raat kepada Allah swt dan Rasul-Nya, semua ini tergantung pada fikir dan usaha atas umat di seluruh alam.

Untuk memahami antara hubungan aagama dengan hidayah harus ada usaha setiap orang, contoh : lemparkan batu jesebuah danau, maka batu akan jatuh ketengah danau tapi riaknya bergelombang sambung bersambung keseluruh danau hingga ketepinya.

Sama halnya bila seorang muslim berda`wah pada suatu tempat dan fikir atas seluruh umat manusia, maka Allah swt akan turunkan hidayah keseluruh alam. Jadi berkembangnya usaha da`wah ini tergantung pada fikir dan usaha kita.

Contoh :

? Setelah Ka`bah dibangun oleh nabi Ibrahim as. Beliau mendapat perintah dari Allah swt untuk memanggil seluruh umat. Beliau meresa bingung karena tidak mampu bagaimana untuk memanggil seluruh umat yang sekian banyaknya untuk datang ke Ka`bah, Allah swt berfirman : Kerjakanlah perintah-Ku ( hanya memanggil dan menyampaikan ), Akulah yang akan menyebarkan suaramu keseluruh umat di alam ini.”

? Demikianlah ketika nabi Ibrahim a.s menyeru suaranya, Allah sampaikan keseluruh penjuru dunia dan juga pada ruh-ruh manusia, ini terbukti setiap tahun dari berbagai penjuru dunia manusia berbondong-bondong menunaikan ibadah haji.

Jadi pada dasarnya kita umat nabi yang terakhir disuruh menyampaikan walau hanya 1 ayat saja, sedangkan hidayah adalah Allah yang akan turunkan pada orang yang Dia kehendaki.

Apakah khuruj 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan itu Bidah? (bag.2)

Lanjutan dari bagian satu

Contoh ke 3: Imam muslim meriwayatkan hadits dari aisyah rha, rasulullah saw bersabda, “tiada seorang mayit yang disholati oleh kaum muslimin yang mencapai jumlah 100 orang yang semuanya mensyafaatinya, kecuali pada hari kiamat mereka akan mensyafaatinya.” (shohih muslim-Misykatul Mashobih, no 1661)
Baca selebihnya »

Apakah khuruj 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan itu bidah?? (Bag 1)

Apakah khuruj 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan itu bid’ah??

Mereka berkata, khurujnya ahli dakwah selama 3 hari, 40 hari atau 4 bulan adalah bidah, sebab nabi saw dan para shohabatnya tidak pernah melakukannya, para tabiin dan juga para imam??????

Khuruj 3 hari, 40 hari dan 4 bulan

Entah apa yang terjadi pada manusia hari ini, para penuduh yang berkata bahwa khuruj fi sabilillah itu bidah, nampaknya lebih menyukai kondisi manusia yang tetap dalam kelalaian dan kemaksiatan serta jauh dari ketaatan, daripada berbongdong-bondongnya manusia bertaubat dan khuruj untuk mengishlah diri mereka serta tutut mendakwahkan agama pada manusia????
Baca selebihnya »

Pikir terhadap apa yang dikehendaki Al-quran dan juga aktual saat ini dalam diri kaum muslimin

Assalamu ‘alaikum waramatullahi wabarakatuh,
Kepada Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah swt,

Kita kaum muslimin perlu banyak meningkatkan pikir saat ini, karena tanpa adanya pikir ini kaum muslimin tidak akan banyak mengalami perubahan. Salah satu pikir kita adalah menimbang keadaan kita kaum muslimin dengan timbangan yang pasti benarnya yaitu Kitab suci Al-quran. Para Shahabat RA telah membuktikannya sebagai generasi yang telah mencapai timbangan yang dikehendaki sesuai dengan Al-quran. Kita kaum muslimin saat ini mempunyai GAP yang cukup jauh, antara yang dikehendaki dan yang aktual dalam diri kaum muslimin.

Pikir terhadap GAP antara yang dikehendaki dan yang aktual merupakan proses yang penting terjadi dalam diri setiap kaum muslimin. Dan perihal ini sebenarnya banyak ayat Al-quran sendiri yang mengajarkannya. Misalkan dengan ayat yang paling populer di kalangan kaum muslimin, seperti Ali-Imran (3): 110. Kita ummat terbaik, tetapi sekarang kita bukan sebagai ummat terbaik. Bagaimana caranya kita mengembalikan ke tingkatan yang dikehendaki? Itu menjadi perhatian dan pikir kita kaum muslimin tentunya.

Kita mempunyai dua pilihan dalam hidup ini, menyerahkan apa adanya atau kita tingkatkan pikir untuk mengambil perubahan-perubahan itu. Apakah kita termasuk dari orang yang memahami pikir itu, atau termasuk orang yang baru belajar mehami pikir itu? Sebenarnya orang yang telah memahami pikir itu tentunya perlu menjaga pikir itu sendiri dengan jalan membiasakan mengajak orang yang belajar terhadap pikir untuk meningkatkan pikir itu sendiri.

Mudah-mudahan kita termasuk orang yang selalu meningkatkan pikir terhadap diri kita, terhadap keluarga kita, terhadap masyarakat kita, terhadap seluruh kaum muslimin dan juga terhadap seluruh ummat manusia yang ada di muka bumi ini. Yang jelas Nabi kita, Nabi Muhammad SAW, dan juga para Shahabat RA telah MEMPERLIHATKANnya dengan jelas, dan karena itu beliau-beliau diridhoi Allah swt.

Terimakasih,

Untuk selengkapnya Kunjungi http://usahadawah.wordpress.com/

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.